Lo Kheng Hong Lepas Saham Grup Salim, Raup Keuntungan di Atas 100 Persen

Lo Kheng Hong Lepas Saham Grup Salim, Raup Keuntungan di Atas 100 Persen

JAKARTA, SiNews.id – Investor kenamaan Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan melepas kepemilikan sahamnya di salah satu entitas Grup Salim. Tidak main-main, investor yang dijuluki “Warren Buffett Indonesia” ini berhasil mengantongi keuntungan atau capital gain fantastis yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 persen.

Lo Kheng Hong, investor individu terbesar di pasar modal Indonesia, diketahui telah menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), nama Lo Kheng Hong sudah tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% di emiten konsumer raksasa tersebut.

Aksi jual ini dilakukan setelah harga saham ICBP mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa periode terakhir. Lo Kheng Hong sendiri dikenal dengan strategi value investing, yakni membeli saham perusahaan dengan fundamental bagus saat harganya sedang murah (“salah harga”) dan menyimpannya dalam jangka panjang hingga harganya mencapai nilai wajar.

Keuntungan yang diraup dari pelepasan saham Grup Salim ini menambah deretan panjang keberhasilan investasi sang “Hungry Beast” di bursa saham domestik. Strategi kesabaran dan analisis mendalam terhadap laporan keuangan kembali terbukti ampuh memberikan imbal hasil yang melampaui rata-rata pertumbuhan pasar.

Lo Kheng Hong menerapkan prinsip investasi yang berfokus pada nilai intrinsik perusahaan. Ia mencari perusahaan dengan laba yang konsisten, manajemen yang jujur, serta rasio harga terhadap laba (Price to Earning Ratio) dan rasio harga terhadap nilai buku (Price to Book Value) yang rendah. Bagi Lo Kheng Hong, pasar modal adalah tempat di mana kekayaan berpindah dari orang yang tidak sabar kepada orang yang sabar.

Keberhasilan transaksi besar seperti ini memberikan sentimen positif dan kepercayaan diri bagi para investor ritel di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa investasi di pasar modal lokal mampu memberikan imbal hasil yang sangat besar jika dilakukan dengan analisis yang tepat. Selain itu, pergerakan portofolio Lo Kheng Hong sering kali menjadi acuan atau “booster” psikologis bagi pergerakan harga saham terkait di bursa.

Bagi investor pemula yang ingin mengikuti jejak sukses ini, solusinya adalah dengan mulai memperdalam literasi keuangan dan belajar membaca laporan keuangan secara mandiri. Hindari terjebak pada tren sesaat atau “FOMO” (Fear of Missing Out). Kedisiplinan untuk melakukan diversifikasi dan hanya menginvestasikan dana dingin (bukan uang kebutuhan pokok) merupakan kunci untuk bertahan di tengah fluktuasi pasar yang dinamis.

Related posts