Jelang Duel Panas Persib vs Arema FC: Pj Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Kedatangan Suporter Tamu

Jelang Duel Panas Persib vs Arema FC: Pj Wali Kota Bandung Tegaskan Larangan Kedatangan Suporter Tamu

BANDUNG, SiNews.id – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, memberikan imbauan keras menjelang laga krusial antara Persib Bandung melawan Arema FC. Dalam keterangannya, Bambang meminta dengan sangat agar suporter Arema FC atau Aremania tidak memaksakan diri hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) demi menjaga kondusivitas dan keamanan bersama.

“Kami mengimbau kepada suporter tim tamu (Arema FC) sesuai dengan regulasi dari PSSI dan PT LIB, untuk tidak datang ke stadion. Mari kita patuhi aturan ini bersama-sama guna memastikan pertandingan berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Bambang Tirtoyuliono di Balai Kota Bandung.

Read More

Bambang menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan ini bukan hanya soal administrasi, melainkan langkah preventif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di luar lapangan. Ia berharap atmosfer pertandingan tetap kompetitif namun dalam koridor yang damai.

“Kita ingin Bandung tetap menjadi tuan rumah yang ramah dan nyaman. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat keamanan, panitia pelaksana, dan kesadaran dari para suporter sangat dibutuhkan dalam laga besar seperti ini,” tambahnya.

Laga Persib Bandung melawan Arema FC merupakan salah satu duel dengan tensi tinggi di kancah Liga 1 Indonesia. Rivalitas sejarah antar kedua tim sering kali memicu animo yang luar biasa dari kedua belah pihak suporter.

Larangan kehadiran suporter tamu ini merujuk pada regulasi Pasal 51 ayat 6 Regulasi Liga 1 2023-2024 yang menyatakan bahwa dalam masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan sepak bola profesional di Indonesia dilakukan tanpa kehadiran suporter tim tamu.

Jika suporter tamu memaksakan hadir, dampaknya bisa sangat fatal bagi klub. Selain potensi gesekan antar pendukung yang mengancam keselamatan jiwa, kedua klub terancam sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi tersebut bisa berupa denda materi yang besar hingga hukuman larangan bertanding dengan penonton di laga berikutnya bagi tim tuan rumah jika dianggap lalai dalam penyaringan suporter.

Sebagai solusi bagi para Aremania yang tetap ingin memberikan dukungan, panitia pelaksana menyarankan untuk mengadakan acara nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing atau di lokasi yang telah disediakan secara resmi di luar area stadion.

Selain itu, manajemen Persib terus memperketat sistem penjualan tiket secara online dengan verifikasi KTP untuk memastikan bahwa penonton yang hadir benar-benar merupakan pendukung tim tuan rumah atau penonton umum yang tidak terafiliasi dengan suporter tamu.

Related posts