TALAUD, SiNews.id – Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, melalui Kapoksahli Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, melakukan kunjungan kerja penting guna memantau langsung progres percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kehadiran perwira tinggi bintang satu ini mempertegas komitmen TNI Angkatan Darat dalam mengawal program strategis nasional. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah beranda utara NKRI yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Dalam peninjauan tersebut, Brigjen TNI Saptono memastikan setiap tahapan konstruksi fisik berjalan sesuai standar kualitas dan target waktu yang telah ditetapkan. Beliau menekankan pentingnya akurasi dalam pengerjaan agar fasilitas ini dapat segera memberikan manfaat nyata.
Rangkaian peninjauan ini mencakup enam lokasi strategis yang tersebar di beberapa titik, yakni Desa Bulude, Desa Essang, Desa Awit, Desa Resduk, Desa Tarohan, dan Desa Mala Timur. Sepanjang kunjungan, Brigjen Saptono berinteraksi langsung dengan para pelaksana lapangan serta masyarakat setempat guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan arahan teknis agar fasilitas ekonomi ini dapat segera difungsikan secara optimal.
Berdasarkan komitmen sebelumnya, Pangdam XIII/Merdeka menargetkan KDKMP rampung sepenuhnya pada akhir Agustus tahun ini. Rencananya, peresmian akan dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia sebagai simbol penguatan ekonomi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Pembangunan KDKMP diproyeksikan menjadi motor penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mampu memangkas rantai distribusi logistik di daerah kepulauan. Melalui sinergi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan secara signifikan dan berkelanjutan.
Pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kepulauan Talaud bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian dari strategi “Security Approach” dan “Prosperity Approach”. Dengan adanya koperasi ini, ketergantungan masyarakat terhadap pasokan barang dari luar daerah dengan harga tinggi diharapkan dapat berkurang secara bertahap.
Selain sebagai penyedia kebutuhan pokok, KDKMP juga direncanakan akan berfungsi sebagai wadah penampung hasil bumi masyarakat lokal. Hal ini bertujuan agar para petani dan nelayan di Talaud mendapatkan harga jual yang lebih kompetitif, sehingga roda ekonomi lokal dapat berputar lebih kencang tanpa terhambat oleh kendala geografis.
